Ulasan Serial Salish & Jordan Matter di Netflix
![]() |
| Salish & Jordan Matter (tubitv.com) |
TEGAMENS - Dunia hiburan digital terus melahirkan fenomena-fenomena baru yang tak terduga. Salah satu yang paling menonjol dalam beberapa tahun terakhir adalah kehadiran Salish Matter dan ayahnya, Jordan Matter, sebagai kreator konten yang berhasil menarik perhatian puluhan juta penggemar di seluruh dunia. Apa yang dimulai sebagai vlog fotografi sang ayah kini telah bertransformasi menjadi sebuah kerajaan media digital yang mencakup YouTube, berbagai platform media sosial, dan kini merambah ke layanan streaming raksasa, Netflix. Serial Salish & Jordan Matter yang tayang di Netflix menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier duo ayah-anak ini, membawa konten mereka ke audiens yang lebih luas melalui format yang lebih profesional.
Siapa Salish Matter dan Jordan Matter?
Salish Matter mulai dikenal publik sejak usia 10 tahun ketika ia mulai muncul secara rutin dalam video YouTube ayahnya, Jordan Matter. Jordan sendiri awalnya adalah seorang fotografer profesional yang menerbitkan dua buku fotografi New York Times bestseller sebelum beralih ke konten YouTube. Kanal YouTube Jordan Matter yang diluncurkan pada tahun 2017 kini telah mengumpulkan lebih dari 34,1 juta pelanggan dengan total tayangan mencapai 13,3 miliar. Kehadiran Salish dalam konten-konten tersebut membawa angin segar dan daya tarik tersendiri, membuat kanal tersebut bertransformasi dari vlog fotografi menjadi kanal keluarga yang sarat dengan tantangan, prank, dan petualangan.
Kesuksesan mereka tidak hanya terbatas pada YouTube. Salish dinobatkan sebagai Female Creator of the Year dalam ajang Kids' Choice Awards 2025 pada usia 15 tahun. Sebelumnya, pada tahun 2024, duo ayah-anak ini juga memenangkan penghargaan Favorite Creator Family di ajang yang sama. Di luar dunia konten digital, Salish juga merupakan seorang pesenam kompetitif dan pendiri merek perawatan kulit Sincerely Yours yang diluncurkan bekerja sama dengan Sephora. Peluncuran merek tersebut bahkan menarik lebih dari 80.000 penggemar yang memadati sebuah mal di New Jersey.
Perjalanan Menuju Netflix
Pada Februari 2026, Netflix mengumumkan kemitraan kreatif eksklusif dengan Salish dan Jordan Matter. Kesepakatan ini mencakup pengembangan waralaba favorit penggemar mereka ke dalam berbagai format baru, termasuk seri skrip, non-skrip, dan animasi—semuanya dibintangi oleh Salish. Selain itu, kesepakatan ini juga mencakup kemitraan dalam produk konsumen dan penawaran pengalaman.
Bagi Netflix, langkah ini merupakan bagian dari strategi lebih besar untuk merekrut kreator YouTube ke platform mereka. CEO Netflix Ted Sarandos bahkan pernah menyebut YouTube sebagai “farm league” atau liga kecil tempat bakat dapat berkembang sebelum akhirnya direkrut ke Netflix. Sebelumnya, Netflix telah menandatangani kesepakatan serupa dengan kreator lain seperti Ms. Rachel, Mark Rober, dan Alan Chikin Chow.
Jordan Matter menyatakan antusiasmenya terhadap kemitraan ini, mengatakan bahwa Netflix “unmatched in scale, vision, and global reach” dan kolaborasi ini memungkinkan mereka untuk memperluas penceritaan yang sudah dicintai audiens ke dalam format baru. Sementara itu, Salish mengungkapkan kegembiraannya karena akan memiliki acara di platform yang selama ini ia tonton.
Isi Serial Salish & Jordan Matter
Serial Salish & Jordan Matter yang tayang di Netflix merupakan kompilasi dari momen-momen klasik keluarga Matter yang telah di-remix. Mengusung genre reality TV, serial ini mengikuti duo ayah-anak tersebut melalui berbagai situasi liar dan tantangan ekstrem. Tayang perdana pada 11 April 2026, serial ini terdiri dari dua musim dengan total sekitar 6 hingga 8 episode.
Beberapa episode yang ditampilkan dalam serial ini antara lain petualangan Salish menyelinap ke taman hiburan kosong, permainan petak umpet ekstrem di sebuah mansion, kompetisi senam melawan juara Olimpiade Jordan Chiles, serta tantangan bertahan di rumah terkecil di dunia. Dalam setiap episodenya, Salish dan Jordan menghadirkan energi tinggi dan dinamika ayah-anak yang menghibur, sering kali melibatkan teman-teman dan influencer muda lainnya.
Serial ini juga menampilkan berbagai bintang tamu terkenal seperti MrBeast, Paris Hilton, dan Khloé Kardashian. Kehadiran bintang-bintang ini menambah daya tarik tersendiri bagi penonton yang sudah mengenal mereka dari konten YouTube duo ini sebelumnya.
Review dan Tanggapan Penonton
Sejak penayangannya, serial Salish & Jordan Matter telah menerima beragam tanggapan dari penonton dan kritikus. Di IMDb, serial ini mendapatkan rating yang sangat rendah, hanya sekitar 1,3 hingga 1,4 dari 10. Beberapa pengguna IMDb memberikan ulasan yang sangat kritis, menyebut serial ini “terribly uncomfortable to watch” dengan akting yang “absolute trash”. Seorang pengguna bahkan menyebut serial ini sebagai “a waste of time and energy”.
Di sisi lain, ada juga penonton yang menikmati serial ini, terutama mereka yang sudah mengikuti kanal YouTube Salish dan Jordan. Seorang pengguna mengaku menyukai serial tersebut karena sudah menonton kanal YouTube mereka, meskipun merasa bahwa kontennya terasa seperti video lama yang dipindahkan ke Netflix tanpa iklan.
Common Sense Media memberikan pandangan yang lebih seimbang dalam ulasan mereka. Mereka mencatat bahwa serial ini adalah “lighthearted compilation series” yang menampilkan konten YouTube kurasi dari Jordan dan Salish Matter. Namun, mereka juga mencatat bahwa secara keseluruhan serial ini berfungsi sebagai kendaraan promosi untuk seri orisinal yang sedang diproduksi Jordan Matter untuk Netflix.
Lembaga Klasifikasi Selandia Baru memberikan pandangan yang lebih mendalam tentang konten serial ini. Mereka mencatat bahwa meskipun serial ini menyenangkan dan menghibur, serial ini juga mencerminkan dunia influencer media sosial di mana segala sesuatu dirancang untuk menarik perhatian. Sepanjang serial, Salish dan Jordan hampir selalu positif, energik, dan bersenang-senang bersama. Penonton jarang melihat sisi-sisi sehari-hari dari masa pertumbuhan seperti merasa kecewa, bertengkar dengan keluarga, mendapat masalah, atau mengalami hari yang buruk.
Kontroversi dan Kritik
Meskipun meraih kesuksesan besar dalam hal jumlah penonton dan pengikut, duo Salish dan Jordan Matter juga tidak luput dari berbagai kritik dan kontroversi. Salah satu kritik utama yang muncul adalah mengenai eksploitasi anak di era digital. Sebuah artikel di substack berjudul “Manufactured Fame and the Price of Hype” menggambarkan Jordan Matter sebagai studi kasus tentang bagaimana pemasaran modern mengeksploitasi perhatian anak-anak, rasa bersalah orang tua, dan saluran distribusi korporat.
Kritik lainnya datang dari penonton yang merasa bahwa konten yang ditampilkan di Netflix terlalu mirip dengan apa yang sudah tersedia di YouTube. Seorang penonton mengeluhkan bahwa serial ini terasa seperti “just old videos put on Netflix with no ads”. Hal ini memunculkan pertanyaan tentang nilai tambah yang diberikan Netflix terhadap konten yang sebenarnya sudah dapat diakses secara gratis di platform lain.
Beberapa orang tua dan kritikus juga menyoroti konten-konten tertentu yang dianggap tidak sesuai untuk anak-anak. Meskipun serial ini diberi rating TV-PG, beberapa episode mengandung percakapan tentang naksir, kencan, dan hubungan yang mungkin perlu didiskusikan lebih lanjut oleh orang tua dengan anak-anak mereka. Namun, lembaga klasifikasi mencatat bahwa diskusi-diskusi ini ringan dan mencerminkan topik yang memang mulai membuat penasaran anak-anak seusia Salish.
Dampak dan Pengaruh di Industri Hiburan
Kesuksesan Salish dan Jordan Matter mencerminkan perubahan besar dalam industri hiburan. Kreator konten digital kini tidak lagi hanya berkutat di platform masing-masing, tetapi mulai merambah ke industri hiburan arus utama. Netflix sendiri melihat nilai besar dalam kemitraan dengan kreator seperti Salish dan Jordan Matter karena mereka memiliki fandom yang besar dan gaya bercerita yang energik yang langsung disukai oleh audiens anak-anak dan keluarga.
John Derderian, Wakil Presiden Netflix untuk Seri Animasi, Konten Anak & Keluarga, menyatakan bahwa Salish dan Jordan Matter adalah “unparalleled creators with a massive fandom and a vibrant, high-energy storytelling style”. Pernyataan ini menunjukkan betapa seriusnya Netflix dalam menjadikan kreator digital sebagai bagian dari strategi konten mereka.
Fenomena ini juga mencerminkan apa yang disebut sebagai “Youtubization of Netflix”, di mana platform streaming mulai mengadopsi model dan konten yang populer di YouTube untuk menjangkau audiens yang lebih muda. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Netflix untuk melawan penurunan engagement dan memperluas jangkauan mereka ke generasi yang lebih terbiasa dengan konten digital pendek dan energik.
Kesimpulan: Antara Hiburan dan Kritik
Serial Salish & Jordan Matter di Netflix adalah cerminan dari lanskap hiburan modern yang terus berubah. Di satu sisi, serial ini menawarkan hiburan ringan yang menyenangkan bagi penggemar setia duo ayah-anak ini, terutama anak-anak dan remaja yang sudah mengikuti perjalanan mereka di YouTube. Dinamika ayah-anak yang positif dan energik menjadi daya tarik utama yang sulit ditemukan di konten-konten lain.
Di sisi lain, serial ini juga menuai kritik tajam, terutama dari mereka yang mengharapkan lebih dari sekadar kompilasi konten YouTube yang sudah ada. Rating rendah di IMDb dan berbagai ulasan negatif menunjukkan bahwa tidak semua penonton terkesan dengan format dan konten yang ditawarkan. Kritik tentang eksploitasi anak di era digital juga menjadi isu penting yang perlu diperhatikan, mengingat Salish mulai tampil di depan kamera sejak usia yang sangat muda.
Terlepas dari segala kontroversi dan kritik, tidak dapat dipungkiri bahwa Salish dan Jordan Matter telah berhasil membangun kerajaan media yang mengesankan. Dari kanal YouTube dengan puluhan juta pelanggan hingga kesepakatan eksklusif dengan Netflix, perjalanan mereka adalah bukti nyata dari kekuatan konten digital di era modern. Serial Salish & Jordan Matter mungkin bukan untuk semua orang, tetapi bagi penggemar setia mereka, ini adalah kesempatan untuk menikmati konten favorit mereka dalam kemasan yang lebih profesional dan mudah diakses.
